CARA (POLA) MAKAN SEHAT UNTUK PEKERJA KANTORAN
CARA (POLA) MAKAN SEHAT UNTUK PEKERJA KANTORAN
Memiliki jasmani yang sehat
dan hidup secara produktif merupakan dambaan semua orang, tidak terkecuali
pekerja kantoran yang dibayangi oleh sekian banyak tugas dan targer. Namun
tingkat kesibukan dan stres yang tinggi, disertai kurangnya aktivitas fisik dan
pola makan yang buruk, membuat pekerja kantoran rentan mengalami gangguan
kesehatan di usia muda seperti kegemukan, diabetes, hiperrtensi, an penyakit
jantung.
Kesibukan di kantor seringa
menyebabkan pola makan sehat tidak menjadi prioritas utama, ditambah lagi
ketersediaan makanan sehat yang masih minim di lingkungan tempat kerja.
Akhirnya, banyak pekerja kantoran yang memilih makanan instan. Makanan cepat
saji, atau makanan apapun asalkan praktis dan mengenyangkan. Padahal, pola
makan seperti ini dapat menyebabkan tubuh jadi mudah terkena penyakit, yang
akhirnya akan mengganggu aktivitas dan menurunkan produktivitas. Selain itu,
pola makan yang tidak sehat juga dapat mengakibatkan masalah berat badan berlebih.
Unsur 3J dalam pola makan
sehat
Menerapkan pola hidup sehat,
termasuk pengaturan pola makan yang sehat, sebetulnya tidak sulit. Kita semua
tahu bahwa makanan sehat mengandung berbagai nutrisi yang penting untuk tubuh,
tetapi tentu saja jumlah dan jenisnya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan.
Tubuh yang mendapatkan cukup nutrisi dapat berfungsi secara optimal, sehingga
memungkinkan kita untuk beraktivitas dengan baik. Hai ini tentunya penting bagi
para pekerja kantoran yang memiliki tuntutan pekerjaan yang tinggi. Dalam
mengatur pola makan sehat, anda perlu memperhatikan unsur 3J, yaitu jumlah,
jenis, dan jadwal :
§ Jumlah
Jumlah makanan yang dikonsumsi harus
disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Jika jumlahnya berlebihan dapat menyebabkan
obesitas yang akhirnya akan meningkatkan resiko munculnya berbagai penyakit.
§ Jenis
Pilihlah jenis bahan makanan yang baik.
Untuk lebih mudahnya, jika ada alternatif yang lebih sehat, maka itulah yang
sebaiknya anda pilih. Misalnya untuk karbohidra, pilihlah karbohidrat kompleks,
seperti nasi atau kentang, dari pada karbohidrat sederhana , seperti kue basah
ataupun kering. Sedangkan untuk asupan lemak, sebisa mungkin jangan dari
makanan yang digoreng.
§ Jadwal
Patuhi jam makan. Hal ini bertujuan agar kestabilan
gula darah tetap terjaga, sehinggaterhindar dari rasa lapar di luar jam makan.
Selain pola makan yang sehat,
menghentikan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol, serta
mengendalikan stres, juga dapat menjadikan tubuh anda lebih sehat.
Tips pola makan sehat
untuk pekerja kantoran
Tidak ada kata terlambat
untuk memulai sesuatu yang baik. Ubah kebiasaan makan yang buruk dan mulailah
menerapkan pola makan sehat. Berikut ini adalah beberapa tips pola makan sehat
untuk pekerja kantoran :
1.
Membiasakan sarapan
Biasakan mengawali hari dengan sarapan,
sebelum memulai aktivitas. Pilih sarapan dengan gizi seimbang, yaitu cukup protein,
karbohidrat, serat, serta rendah lemak dan gula. Contoh sarapan yang baik
adalah nasi dengan telur rebus atau telur dadar dan sayur. Boleh ditambah
dengan tahu atau tempe. Bisa juga sarapan dengan roti gandum berisi telur dan
selada. Semputnya waktu di pagi hari menyebabkan para pekerja kantoran kadang
melewatkan waktu sarapan, atau mengkonsumsi makanan instan dan makanan yang
tidak seimbang nilai gizinya, yaitu makanan yang tinggi karbohidrat, lemak dan
gula, serta kurang protein dan misalnya nasi untuk lontong sayur, atau bubur
ayam. Jika tidak memungkinkan untuk menyiapkan sarapan sendiri, cara
menyiasatinya adalah dengan membeli sarapan jadi, lalu menambahkan protein
kedalamnya, misalnya telur, tahu, atau tempe. Kemudian cukupi asupan serat
dengan mengkonsumsi buah.
2.
Makan siang teratur dan membawa bekal sendiri
Membawa bekal sendiri untuk makan siang
memang membutuhkan usaha ekstra. Tapi dengan menyiapkanbekal makan siang
sendiri,kita bisa mengukurjumlah makanan yang dibawa dan menentukan jenis
makanannya. Dengan begitu, jumlah makanan yang kita makan tidak dipengaruhi
oleh rasa lapar, dan jenis makanan tidak dipengaruhi oleh godaan dari
lingkungan sekitar. Perlu diingat juga, makanlah pada jam-jam makan yang
teratur, nikmati waktu mananmu dan sebisa mungkin hindari makan di meja kerja.
Dengan mematuhi jam-jam makan, anda dapat terhindar dari rasa lapar dan ngemil
di luar jam makan.
3.
Membawa camilan sehat
Camilan sehat diperluka diantara jam makan
agar kadar gula darah tetap terjaga, sehinggaanda tidak akan kelaparan dan
makan berlebihan pada jam makan berikutnya. Camilan sehat berupa makanan dengan
kadar gula, garam, dan lemak minimal, mengandung protein, dan kalau bisa juga
mengandung serat contoh camilan sehat adalah buah-buahan atau kacang kacangan.
4.
Meningkatkan asupan air putih
Cukup kebutuhan cairan dengan minum air
secara teratur. Minumlah hanya air putih. Hindari minum minuman yang
ditambahkan gula, baik minuman kemasan maupun minuman lain yang sengaja anda
tambahkan gula sesuai selera.
5.
Membiasakan makan malam
Tentu saja penting untuk menutup hari
dengan makan malam. Makan malam yang teratur dapat membantu tubuh untuk tidur
lebih nyenyak di malam hari. Meskipun ingin menurunkan berat badan, tetap makan
malam secukupnya dengan gizi yang seimbang, jangan tidak makan malam sama
sekali.
6.
Mengurangi konsumsi minuman manis
Mengkonsumsi minuman manis, terutama saat
cuaca panas, memang menyegarkan. Tetapi tahukah anda bahwa asupan gula yang
berlebihan tidak baik untuk tubuh dan beresiko menimbulkan diabetes? Pada tahun
2018, lebih dari 10% penduduk indonesia menderita diabetes. Asupan gula yang
dianjurkan per harinya adalah 5% dari kebutuhan kalori harian, atau 20 gram
(setara dengan 4 sendok teh). Ini sudah termasuk gula yang ditambahkan ke dalam
makanan dan minuman. Cara paling mudah mengurangi asupan makanan dan minuman
manis adalah membatasi konsumsi makanan dan minuman kemasan yang umumnya
mengandung gula tambahan. Sebisa mungkin, pilih makanan atau minuman kemasan
dengan gula yang minimal. Jika ingin menambahkan rasa manis pada makanan atau
minuman. Gunakan pemanis buatan rendah kalori tetapi tetap dalam jumlah
sewajarnya.
7.
Mengurangi konsumsi makanan asin
Asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan
tekanan darah tinggi atau hipertensi. Dalam kurun waktu 5 tahun, penderita
hipertensi di indonesia meningkat lebih dari 8%. Asupan garam yang dianjurkan
adalah 2300 mg natrium (setara dengan 1 sendok teh garam dapur) perhari. Cara
termudah mengurangi asupangaram adalah menghindari makanan yang diasinkan atau
diawetkan.
8.
Mencukupi asupan serat
Asupan serat yang cukup dapat membantu mempertahankan
rasa kenyang lebih lama, memperlancar buang air besar, dan menurunkan kadar
kolesterol, sert dapat diperoleh dari sayur, buah, dan agar-agar. Cukupi asupan
serat dengan mengkonsumsi minimal 5 porsi sayur dan buah setiap harinya. Satu
porsi sayur dan buah setara dengan satu mangkik kecil.
Seperti telah diceritakan di
atas, jenis pekerjaan dan tingkat kesibukan yang tinggi menyebabkan kurangnya
aktivitas fisik pada pekerja kantoran. Sehingga turut memicu timbulnya
obesitas. Aktivitas fisik bukan hanya berupa olah raga di gym atau olah raga
dengan kostum lengkap. Kegiatan sehari-hari yang melibatkan gerakan tubuh
secara aktif juga termasuk aktivitas fisik. Aktivitas fisik bisa ditingkatkan
mulai dari hal-hal sederhana. Misalnya tidak menggunakan lift saat akan naik
atau turun lantai, melainkan menggunakan tangga. Anda juga bisa berjalan kaki
ke tempat kerja. Dengan memarkir kendaraan atau turun dari kendaraan umum
sedikit lebih jauh dari pintu masuk kantor.
Tidak ada alasan untuk tidak
bisa hidup sehat. Pekerja kantoran dengan segudang aktivitas dan keterbatasan
waktu juga bisa menerapkan pola hidup yang sehat. Jika ingin tetap produktif,
sayangi dan jaga kesehatan tubuh anda.
Sekian, semoga bermanfaat..
Wallaahu A’lam.
Narasumber : dr. Monique C.
Widjaja, M.Gizi, SpGK. Dokter spesialis Gizi
Sumber : http://www.kompasiana.com

0 Response to "CARA (POLA) MAKAN SEHAT UNTUK PEKERJA KANTORAN"
Post a Comment