OBAT ALAMI UNTUK DIABETES DAN HIPERTENSI


OBAT ALAMI UNTUK DIABETES DAN HIPERTENSI

Plihan gaya hidup merupakan pemicu dari 2 penyakit yaitu diabetes dan hipertensi, gaya hidup yang dimaksud antara lain dalam memilih makanan dan aktifitas fisik. Tak heran bila kasus diabetes dan hipertensi sering melonjak dan bisa terjadi sejak usia 40 tahun. Jumlah penderita diabetes di dunia ini diperkirakan mencapai 415 juta orang. Mengutip Diabetes.co.uk. jumlah tersebut diperkirakan akan naik menjadi 642 orang pada tahun 2040. Sedang di indonesia berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi diabetes naik menjadi 8,5 persen dari 6,9 persen pada Riskesdas 2013.
Sedangkan jumlah penderita hipertensi, sebuah survei di tahun 2018 menyebutkan bahwa satu dari tiga orang indonesia mengalami hipertensi dengan tekanan darah 130/80 mmHg atau lebih. Survei yang dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (InaSH) tersebut mengumpulkan data dari 72.000 orang di 34 provinsi di indonesia.
Pilihan yang paling efektif untuk mencegah diabetes dan hipertensi adalah gaya hidup sehat. Tapi bila kedua penyakit itu sudah anda alami, itu bukanlah akhir dari segalanya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi diabetes dan hipertensi. Mulai dari pengobatan dokter, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, hingga memanfaatkan bahan herbal.
Beberapa bahan herbal dipercaya bisa mengontrol diabetes dan hipertensi, sehingga dapat
meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup penderita.
Berikut ini ada  beberapa bahan herbal untuk mengatasi diabetes dan hipertensi, mengutip Times of India.

1.       Bawang putih


Bawang putih mampu menambah zat nitric oxide dalam tubuh yang bisa melebarkan, melancarkan, dan membuat rileks pembuluh darah, sehingga dapatmembantu mengurangi tekanan darah.
Agar manfaatnya terasa, bawang putih dapat dimakan segar atau dibakar sebentar untuk menghilangkan rasa pedas alaminya. Cara lainnya, masukkan 4-7 siung bawang putih dalam tumisan hingga sup.
Bawang putih juga tesedia dalam bentuk suplemen, pilihan bagi anda yang tak menyukai aroma dan rasa pedas bawang putih ini. Tapi kandungan dalam bawng putih segar dapat diserap lebih mudah oleh tubuh kita.

2.       Basil


Basil bisa membantu menurunkan tekanan darah karena kandungan eugenol yang dada dalamnya. Kandungan ini bisa melawan zat-zat yang berpotensi mengencangkan pembuluh darah, sehiongga tekanan darah bisa tetap stabil.
Untuk mendapatkan khasiat basil, mungkin bisa dicoba untuk menambahkan basil kedalam menu diet kita sebagai penambah aroma. Karena aromanya hampir mirip dengan daun kemangi, daun basil segar juga bisa dicampurkan kedalam macam-macam jenis masakan nusantara.
Untuk daun basil yang kering, kita dapat mencampurnyadengan teh sebagai pengganti daun mint.

3.       Kayu manis


Sebuah percobaan dengan media tikus, mengungkap bahwa ekstrak kayu manis bisa menurunkan tekanan darah tinggi mendadak maupun berkepanjangan. Ada lagi percobaan yang dilakukan pada tahun 2013 juga menunjukkan bahwa kayu manis bisa menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi kolesterol jahat pada darah. Kita dapat mencampur sedikit kayu manis pada rebusan air teh. Aroma manisnya bisa ‘menyamar’ sebagai gula di otak, sehingga otak bisa merasakan kepuasan yang sama saat kita mengkonsumsi gula. Dengan begitu, kita dapat tetap menikmati segelas teh tawar hangat tanpa keinginan minum manis kemudian.
Kayu manis juga bisa dicampur ke berbagai olahan makanan, seperti pada olahan kue.kita dapat mencari resep kue gandum utuh yang dicampur kayu manis dan rendah gula sebagai pilihan camilan sehat.

4.       Jahe


Disamping bisa menghangatkan tubuh, jahe juga bisa membantu mengatasi hipertensi dengan mengendurkan otot-otot disekitar pembuluh darah sehingga tekanan darah juga akan menurun. Jahe pun dapat mengatasi diabetes disebabkan karena jahe memiliki efek anti-hiperglikemia yang bisa menurunkan kolesterol dan trigliserida, serta meningkatkan kolesterol baik.

5.       Fenugreek


Dalam sebuah studi atau percobaan pada tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal international Journal for vitamin dand Nutrition Research, peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi 10 gram biji fenugreek yang direndam dalam air dapat membantu mengontrol diabetes tipe 2.
Jinis biji-bijian yang kaya akan serat ini bisa menghambat pencernaan karbohidrat dan gula pada tubuh sehingga bisa membantu meringankan gejala diabetes dan hipertensi. Jika sulit menemukan biji fenugreek, kita bisa mengkonsumsi suplemen biji genugreek.

6.       Kunyit


Kunyit sering digunakan sebabai bumbu masakan, rupanya kunyit juga bisa membantu mengontrol kadar gula darah berkat senyawa curcumin yang derkandung di dalam kunyit tersebut. Dalam jurnal Complementary and Alternative Medicine, peneliti menunjukkan bahwa curcumin bisa membantu penderita diabetes mengontrol resistensi insulin dan kadar kolesterol. Kunyit bisa dinikmati sebagai jamu atau dalam bentuk suplemen.
Hanya saja, untuk mengkonsumsi suplemen herbal apapun, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter jika kini kita juga mengkonsumsi obat-obatan diabetes atau hipertensi. Sebab sejumlah bahan herbal bisa mempengaruhi kinerja obat atau justru berefek buruk bagi tubuh.

Sekian semoga bermanfaat
Wallaahu A’lam...

0 Response to "OBAT ALAMI UNTUK DIABETES DAN HIPERTENSI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel