CARA PERSIAPAN KOLAM IKAN NILA
CARA PERSIAPAN KOLAM IKAN NILA
Cara budidaya ikan nila dimulai dengan persiapan kolam ikan
nila. Ikan nila ini dapat dibudidayakan di berbagai jenis kolam.
Kita bisa menggunakan kolam tanah, kolam semen, kolam
terpal, jaring terapung, atau bahkan ada yang menggunakan tambak air payau. Hal
inilah yang menyebabkan banyak sekali orang yang mengatakan bahwa budidaya ikan nila ini mudah untuk dilakukan.
Dari berbagai jenis kolam yang telah disebutkan di atas,
bahwa kolam tanah lah yang paling banyak digunakan dalam budidaya ikan nila.
Hal ini di karenakan pembuatan kolam yang cukup mudah, serta modal untuk
pembuatan kolam tanah pun relatif murah.
Selain murah, kolam tanah juga memiliki banyak keunggulan
jika dibandingkan dengan jenis kolam lainnya.
Kolam tanah akan menjadi tempat tumbuhnya beberapa
hewan-hewan air kecil dan juga tumbuhan yang dapat digunakan sebagai pakan
alami ikan nila. Hal ini dapat membantu kita untuk menghemat pengeluaran pakan
dalam budidaya ikan nila.
Meskipun terdapat pakan alami dalam kolam, kita juga harus
tetap memberikan pakan yang kaya akan nutrisi dan gizi. Dengan tujuan, ikan
nila dapat tumbuh dan berkembang dengan baik
Jadi kita bisa menggunakan kolam ikan nila jenis kolam
tanah. Dalam mempersiapkan kolam tanah yang baik, ini terdiri dari 5 tahapan,
antara lain
A. Persiapan Dasar kolam ikan nila
Tahapan awal dalam membuat kolam ikan nila yang baik yaitu dengan
mengeringkan dasar kolam ikan nila. Dalam proses pengeringan kolam ikan nila
biasany aberlangsung 3-7 hari tergantung dari cuaca.
Penjemuran kolam ikan nila berlangsung sampai tanah dasar kolam terlihat
retak-retak, namun jangan sampai tanah kolam menjadi membatu/ mengeras.
B. Pembajakan kolam tanah
Setelah dasar tanah pada kolam telah kering (tanah terlihat
retak-retak), maka kita harus membajak tanah pada kolam dengan kedalaman
sekitar 10 cm. Jika dalam proses membajak, kita mendapatkan sampah, kita dapat
membuang sampah tersebut.
Pembajakan ini bertujuan untuk mengangkat sisa lumpur yang biasanya
bau busuk berasal dari sisa pakan yang tidak habis dan mengendap pada dasar
kolam.
C. Mengembalikan pH
tanah
Dalam budidaya ikan nila, memerlukan air tawar dengan keasaman sekitar 7
hngga 8 pH.
Namun pada umumnya tanah memiliki tingkat keasaman rendah yaitu 6 pH.
Agar lebih akurat, kita bisa mengecek pH tanah terlebih dahulu dengan
menggunakan alat pH meter.
Setelah kita mengetahui jumlah pH pada kolam ikan nila, maka langkat
selanjutnya yaitu menetralkan tanah pada kolam. Cara menetralkan pH pada tanah
ini dengan cara pengapuran pada kolam. Kita bisa menggunakan dolomite ataupun
kapur pertanian.
Selain dapat menetralkan pH pada tanah, pengapuran ini juga untuk
mematikan virus, bakteri, jamur serta dapat mencegah penularan penyakit pada
periode berikutnya.
Dosis pengapuran pH Tanah.
· pH < 4, maka gunakan
kapur sebanyak 500-1000 kg/ha.
· pH 5-5, maka gunakan kapur
sebanyak 250-500 kg/ha
· pH 6, maka gunakan kapur
sebanyak 100-250 kg/ha.
Cara pengapuran pada kolam yaitu, aduklah kapur/ dolomite secara merata,
kemudian taburkan pada kolam. Setelah itu, diamkan tanah selama 2 dampai 3
hari.
D. Pemupukan kolam ikan
nila
Setelah pH kolam sesuai dengan yang kami anjurkan yaitu 7 hingga 8 pH,
maka langkah selanjutnya yaitu melakukan pemupukan pada kolam tanah.
Kita bisa menggunakan pupuk kandang untuk mengembalikan kesuburan tanah,
serta tambahkan juga GDM Black bos, GDM Black Bos ini dapat menumbuhkan
plankton. Plankton dapt berfungsi sebagai pakan alami ikan nila.
Dosis menggunakan pupuk kandang pada kolam ikan nila yaitu 1-2 ton/ha.
Cara pemupukan kolam :
·
Sebarkan pupuk kandang
secara merata ke kolam tanah
·
Kemudian masukan GDM Black
bos sebanyak 5 kg/ha
·
Diamkan pupuk kandang &
GDM Black bos selama 1 sampai 2 minggu agar dapat terserap di dalam tanah.
E. Pemberian air pada
kolam ikan nila
Langkah selanjutnya dalam pembuatan kolam ikan nila yaitu dengan memberi
air pada kolam. Namun jangan sembarangan dalam memberi air pada kolam ikan
nila, ada tahapannya dalam melakukan pengairan ini. Berikut adalah tahapan
berikut adalah tahapan tahapan pengairan kolam ikan nila.
Loangkah pertama yaitu berikan air ke dalam kolam ikan nila hingga
mencapai ketinggian 10-20 cm. Setelah itu masukkan GDM Black bos sebanyak 5
kg/ha dan diamkan selama 5-7 hari sampai ada perubahan warna air menjadi hijau.
Hal ini menandakan kualitas air menjadi lebih baik dan plankton telah tumbuh
dengan sempurna.
Fungsi GDM Black bos yaitu memperbaiki kualitas tanah dan mempercepat
proses pertumbuhan plankton pada kolam ikan nila.
Setelah
warna air menjadi hijau, langkah selanjutnya tyaitu melanjutkan pengisisn air
pada kolam ikan nila hingga ketinggian 75 cm.
sekian semoga bermanfaat
penulis adalah alumni SPP Perikanan di NTB, tamat tahun 1991
Wallaahu A'lam
sekian semoga bermanfaat
penulis adalah alumni SPP Perikanan di NTB, tamat tahun 1991
Wallaahu A'lam

0 Response to "CARA PERSIAPAN KOLAM IKAN NILA"
Post a Comment